Kegunaan Minyak Esensial Eucalyptus

By | 11:00 AM 1 comment
Halo Pembaca,

Sudah pernah mendengar minyak esensial eucalyptus? Mungkin banyak yang kurang tahu tentang tanaman eucalyptus. Pohon Eucalyptus banyak tumbuh di Australia, dan ada beberapa yang juga tumbuh di Papua Nugini dan Indonesia.


Jika mengikuti berita berita banjir di Jakarta, mungkin tahu berita Gubernur Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang menanam tanaman ini pada awal bulan Februari 2014 lalu di daerah Bogor untuk mengurangi banjir di Jakarta. Mengapa eucalyptus? Ternyata tanaman ini sangat cepat tumbuh dan menyerap banyak air dari tanah, sehingga langkah penanaman Eucayptus yang dilakukan oleh Jokowi, menurut saya sudah tepat... (lho koq malah jadi bahas kesini yak =_=)

Harum minyak Eucalyptus mirip dengan minyak kayu putih dan kamper, ciri-ciri dari warna minyak ini agak sedikit kuning transparan dengan harum yang sangat segar.


Seperti minyak esensial lainnya, minyak eucalyptus juga banyak digunakan untuk aromaterapi dan memiliki banyak kegunaan dalam bidang kesehatan. Ada penelitian melaporkan bahwa dengan membakar campuran minyak eucalyptus dengan air dalam ruangan bisa membunuh 70% bakteri yang ada. Oleh karena itu minyak ini juga sangat baik untuk melancarkan pernafasan. Bagi penderita ashma juga bisa menghirup uap air panas yang sudah dicampur dengan minyak eucalyptus untuk terapi.



Aromaterapi dengan minyak eucalyptus bisa digunakan untuk anak-anak atau bayi, tetapi dengan dosis yang ringan. Sewaktu buah hati Anda sedang mengalami masalah pernafasan bisa menambahkan 2-3 tetes minyak eucalyptus pada humidifire (mesin pelembab ruangan) atau dengan membakar lilin.



Minyak Eucalyptus juga sering digunakan dalam balsem pereda rasa sakit, karena dapat membantu memperlancar peredaran darah, meredakan sakit kelapa dan sakit pada bagian otot. Minyak ini dapat menghangatkan tubuh pada saat sedang dingin dan tetapi juga bisa menyejukan tubuh saat udara panas. Minyak eucalyptus biasanya banyak dicampur dengan minyak peppermint, lavender, lemongrass, lemon, dll.



Selain itu karena fungsi antibakteri dan anti jamurnya yang cukup ampuh, minyak eucalyptus juga bisa digunakan untuk melawan kuman penyebab bau badan.

Bagi penderita penyakit darah tinggi dan epilepsi sebaiknya hindari penggunaan minyak eucalyptus. Perhatikan dosis yang digunakan untuk menghindari efek samping seperti sakit kepala atau mual.

Semoga bisa membantu~
Ditunggu komen dan sarannya ^^

1 comment: Leave Your Comments

  1. Enter your comment...bagai mana cara membuat minyak eukaliptus.
    dan cara membuat parfum dari minyak eukaliptus.
    terimakasih

    ReplyDelete